Halaman Utama arrow Berita MGB arrow Pidato Ilmiah Prof. Edy Tri Baskoro - 13 Juli 2007

Halaman Utama
Anggota
Struktur Organisasi ITB
Sekilas MGB
Pencarian
Kontak Kami
MWA
Senat Akademik
ITB
Site Credits

Pidato Ilmiah Prof. Edy Tri Baskoro - 13 Juli 2007 Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail

Oleh:
Profesor Edy Tri Baskoro
Fakultas Matematikan dan Pengetahuan Alam
Institut Teknologi Bandung

SINOPSIS
Karya Euler pada problem Jembatan Konigsberg (1735) yang kemudian berujung pada konsep graf Eulerian merupakan awal dari lahirnya teori graf. Meskipun umurnya yang relatif muda, teori graf sebagai cabang matematika telah berkembang sangat pesat akhir-akhir ini, baik dalam segi pengembangan teori maupun aplikasi di berbagai bidang. Bahkan, teori graf memberikan
kontribusi pengembangan ilmu yang sangat besar dalam Math Review database untuk bidang kombinatorika yang meliputinya [the Mathematical Atlas].

Suatu graf dapat dipandang sebagai sistem (V,E) dimana V adalah himpunan titik dan E himpunan sisi (pasangan elemen) dari V. Definisi sederhana ini menjadikan teori graf sebagai bahasa yang tepat untuk mendiskusikan relasi (biner) pada himpunan, yang tentu mencakup topik sangat lebar. Topik-topik ini mencakup diantaranya hal yang berkaitan dengan sifat topologis graf
seperti konektifitas dan planaritas; problem matching; problem counting (berapa banyak graf dengan tipe tertentu?), pewarnaan graf (colouring); flows dalam jaringan; teori Ramsey untuk graf; pelabelan graf; lintasan, siklus dan
jarak dalam graf; serta kajian graf random. Terdapat beberapa topik graf teoritis yang merupakan objek studi kompleksitas dalam komputasi (diantaranya, problem traveling salesman, algoritma sorting, problem isomorphisma-graf). Teori kemudian berkembang meliputi graf berarah, berlabel, dan terhubung-multi (multiply-connected).

Pada makalah ini, saya ingin menyampaikan kontribusi saya dalam teori graf khususnya pada problem derajat/diameter, teori Ramsey untuk graf umum dan pelabelan graf. Problem derajat/diameter muncul dalam pendisainan jaringan interkoneksi, yakni permasalahan menentukan suatu graf (digraf) dengan derajat (derajat-keluar) maksimum d dan diameter k serta mempunyai
jumlah titik sebanyak mungkin. Sedangkan, teori Ramsey yang saya kaji berkaitan dengan penentuan kardinalitas minimum dari suatu sistem (graf) agar mempunyai suatu subsistem (subgraf) tertentu yang diberikan. Problem yang ketiga berbicara tentang studi karakterisasi dan klasifikasi pada graf berdasarkan jenis pelabelan total sisi ajaib, Selain pengembangan teori pada ketiga problem tersebut, beberapa kajian tentang aplikasinya juga diberikan untuk memecahkan permasalahan nyata.

Usaha untuk mengenalkan Indonesia dalam kontribusi pengembangan teori  graf di tingkat internasional juga disampaikan dalam pidato ini. Usaha ini meliputi pengembangan kerjasama internasional, penyelenggaraan konferensi, pertukaran peneliti dan mahasiswa pascasarjana serta pemublikasian karya anak Indonesia dalam bidang teori graf.